HUBUNGAN MINAT MEMBACA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA
DOI:
https://doi.org/10.36379/corner.v3i2.317Keywords:
Minat Baca, Prestasi BelajarAbstract
Minat membaca adalah keinginan kuat yang mendorong seseorang untuk melakukan kegiatan membaca atas kemauannya sendiri dan didasari dengan perasan senang. Dalam kegiatan membaca tersebut, pembaca memiliki keinginan untuk dapat memahami makna yang di maksud penulis dalam bentuk tulisan sehingga mempunyai wawasan yang luas untuk bertujuan menghasilkan prestasi belajar yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan minat membaca dengan prestasi belajar mahasiswa di jurusan pendidikan olahraga angkatan 2016 Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini penelitian non eksperimental dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah angket yang meliputi indikator perasaan senang membaca buku, kebutuhan terhadap bacaan buku, ketertarikan terhadap buku, keinginan mencari bahan bacaan buku. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis ini menggunakan teknik analisis statistik dengan cara uji korelasi menggunakan SPSS versi 21, dalam nilai taraf ? = 0,05. Berdasarkan hasil data yang diperoleh nilai signifikansi 0,293 karena nilai signifikansi > 0,005 maka Ha ditolak, artinya antara variabel minat membaca dan prestasi tidak terdapat hubungan yang signifikan. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa minat membaca tidak mempunyai hubungan terhadap prestasi belajar
Downloads
References
Ariesti, G., & Utomo, B. (2016). PENGARUH MEMBACA BUKU TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMA. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 5(10). https://doi.org/10.26418/JPPK.V5I10.17166
Asianto, A. (2017). Proses Evaluasi Pembelajaran.
Asmani, J. M. (2014). Tips Membangun komunitas belajar di sekolah. Jogjakarta: Diva Press.
Hurlock, E. B. (2005). Perkembangan anak, edisi 6. Jakarta: Erlangga.
Juhanda, A., & Maryanto, Y. (2018). The emergence of biological problems in electronic school books (bse) class x reviewed from the scientific knowledge domain of scientific literacy. Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi, 11(2), 121–125. https://doi.org/10.21009/BIOSFERJPB.V11N2.121-125
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Gerakan Literasi Nasional | GLN. https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/tentang-gln/
Lundin, K., & Schenker, K. (2021). Subject-specific literacy in Physical Education and Health – the case of Sweden. Https://Doi.Org/10.1080/25742981.2021.1947145, 13(1), 62–82. https://doi.org/10.1080/25742981.2021.1947145
M. Rizqon Al Musafiri. (2016). Pengaruh Minat Baca Mahasiswa Terhadap Hasil Belajar Pada Mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam IAI Darussalam Blokagung. https://ejournal.iaida.ac.id/index.php/darussalam/article/view/22/20
Maksum, A. (2012). Metodologi penelitian dalam olahraga. Unesa University Press.
Mitra Tarigan. (2015). Waktu Baca Masyarakat Indonesia Hanya 2-4 Jam Per Hari - Nasional Tempo.co. Tempo.Co. https://nasional.tempo.co/read/714315/waktu-baca-masyarakat-indonesia-hanya-2-4-jam-per-hari
Mumpuni, A., & Nurbaeti, R. U. (2019). Analisa Faktor yang Mempengaruhi Minat Baca Mahasiswa PGSD. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 3(2), 123–132. https://doi.org/10.20961/JDC.V3I2.35229
Nofsinger, M. M. (2021). Library use skills for college bound high school students: A survey. Integrating Library Use Skills Into the General Education Curriculum, 35–56. https://doi.org/10.4324/9781315859835-7/LIBRARY-USE-SKILLS-COLLEGE-BOUND-HIGH-SCHOOL-STUDENTS-SURVEY-MARY-NOFSINGER
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Wulanjani, A. (2019). Meningkatkan minat membaca melalui gerakan literasi membaca bagi siswa sekolah dasar. Journal.Unj.Ac.Id. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/pbe/article/view/12305
Yasa, G. S. (2014). Bimbingan belajar. Yogyakarta: Graha Ilmu.
