Analisis Pertandingan Final Bulu Tangkis Tunggal Putri Pada Kejuaraan Yonex Thailand Open 2021

Authors

  • Moh Asmuni SMP N 5 Sumenep
  • Ainur Rasyid STKIP PGRI SUMENEP
  • Abdul Azis STKIP PGRI SUMENEP

DOI:

https://doi.org/10.36379/corner.v2i1.192

Keywords:

Bulutangkis, Tunggal Putri, Yonex Thailand Open 2021

Abstract

Prestasi di sektor tunggal putri Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, hal tersebut dikuatkan dengan  ditunjukkan ranking dunia BWF bahwa peringkat  terbaik putri Indonesia berada pada urutan nomor 33 atas nama Fitriani dan Ruselli Hartawan yang berada pada peringkat nomor 35. Hal ini menjadi sebuah permasalahan hal yang serius untuk dibenahi pada sektor tunggal putri yang tidak berada pada peringkat 10 di BWF. Tata cara riset ialah prosedur ataupun metode ilmiah buat memperoleh informasi dengan tujuan tertentu. Lewat riset deskriptif ini periset hendak menguraikan yang sesungguhnya terjalin menimpa kondisi saat ini ini yang lagi diteliti. Pada hasil penelitian ini bahwa seorang peringkat 1 dunia tunggal putri tidak menjamin bahwa dirinya akan selalu juara, di mana pada pertandingan final Toyota Thailand Open 2021 mempertemukan Final dari peringkat 1 dunia Tai Tzu Ying (China Taipe) dan peringkat 4 dunia Carolina Marin (Spanyol) data peringkat tersebut berdasarkan data di BWF. Dimana pada pertandingan tersebut dimenangkan oleh Carolina Marin dengan skor 21-19 dan 21-17 secara dua game langsung. Secara garis besar pada gambar di atas menunjukkan statistic Teknik permainan yang tidak jauh berbeda oleh kedua pemain, akan tetapi Carolina marin lebih unggul pada hal Efektivitas pertahanan dan serangan serta pada hal umum yang menggambarkan pada kondisi psikologi bertanding

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhusin, S. (2007). Gemar bermain bulutangkis. Surakarta: CV Seti Aji.

James, P. (2009). Belajar Bulu Tangkis. Pionir Jaya.

Juang, B. R. (2015). Analisis kelebihan dan kelemahan keterampilan teknik bermain bulutangkis pada pemain tunggal putra terbaik indonesia tahun 2014. Jurnal Kesehatan Olahraga, 3(1).

Mangun, F. A., Budiningsih, M., & Sugianto, A. (2017). Model Latihan Smash Pada Cabang Olahraga Bulutangkis Untuk Atlet Ganda. Gladi: Jurnal Ilmu Keolahragaan, 8(2), 78–89.

Pardiman, P., Sugiharto, S., & RC, A. R. (2018). The Effects of Exercise & Coordination Eyes-Hand against Drop Shot Accuracy in Badminton Athletes. Journal of Physical Education and Sports, 7(1), 68–72.

Putri, H. N. (2013). Analisis Pertandingan Bulutangkis Final Tunggal Putra pada Olimpiade Musim Panas XXX di London 2012. Jurnal Kesehatan Olahraga, 1(1).

Subarjah, H. (2010). Hasil belajar keterampilan bermain bulutangkis studi eksperimen pada siswa diklat bulutangkis FPOK-UPI. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 3(3).

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta.

Supriyanto, N. A., & Rasyid, A. (2018). Analisis Karakteristik Permainan Bulutangkis Tunggal Putra dan Tunggal Putri. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(2), 167–171.

Tohar, M. (1992). Olahraga Pilihan Bulutangkis. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti.

Downloads

Published

2021-11-27

How to Cite

Asmuni, M., Rasyid, A., & Azis, A. (2021). Analisis Pertandingan Final Bulu Tangkis Tunggal Putri Pada Kejuaraan Yonex Thailand Open 2021. Corner: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.36379/corner.v2i1.192